Post Page Advertisement [Top]

Ruteng - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) makin giat mengembangkan potensi pariwisata, dari objek wisata skala besar seperti Sail Komodo 2013 dan wisata olahraga Tour de Flores 2016 hingga wisata skala kecil yang dilakukan dinas terkait di setiap daerah.
Geliat pembangunan wisata di NTT ini juga mempengaruhi cara berpikir masyarakat setempat khususnya Flores tentang kegiatan wisata.
Lambat laun masyarakat Flores yang selama ini terpaku pada wisata orang mulai berubah ke wisata alam. Yang dimaksudkan dengan wisata orang adalah berkunjung ke suatu tempat di mana ada sanak keluarga mereka. Berwisata sambil mengunjungi kerabat.
Sebagai contoh, obyek wisata budaya Wae Rebo yang dijuluki "negeri di atas awan" itu ternyata lebih banyak dikunjungi masyarakat dari luar wilayah itu, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara.
Namun sekarang ini, makin banyak masyarakat setempat yang berkunjung ke objek-objek wisata di wilayah mereka, dan sangat beragam pilihannya di NTT.
Alam Flores dengan panorama alam yang indah termasuk Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, lalu ada wisata religi Semana Santa di Larantuka Flores Timur, pesona alam bawa laut di Maumere, perburuan ikan Paus di Lembata dan tentunya juga menyaksikan binatang purba Varanus Komodoensis di Taman Nasional Komodo.
Objek wisata lain yang belum begitu dikenal berada di Tambak Dalo yang terletak berdampingan dengan Sawah Lodok di Cara, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai dan sekarang telah tumbuh menjadi destinasi wisata alternatif bagi masyarakat kota Ruteng dan sekitarnya.
Seperti disaksikan Beritasatu.com pada Minggu (21/8), masyarakat kota Ruteng berbondong-bondong dalam kelompok menghabiskan liburannya ke tempat wisata itu, yang dikelolah Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Manggarai.
Huber Jema, petugas restibusi Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten, mengatakan objek wisata itu baru diresmikan belum lama ini.
"Sejak itu selalu ramai dikunjungi terutama pada hari Minggu dan hari libur sedangkan pada hari biasa agak kurang dan saat itulah kami membersihkan tambak," kata Huber.

Bottom Ad [Post Page]